Air Daur Ulang Dan Pemanfaatannya.

 

Air daur ulang juga mampu membantu terjadinya kekeringan air akibat musim kemarau berkepanjangan lantaran proses pendauran ulang air juga otomatis mengurangi total penggunaan air mentah segar yang dipasok kedalam rumah – rumah ataupun lahan pertanian yang pada umumnya disedot dari dalam tanah, atau juga bisa dari sungai dimana kedua sumber ini mengalami kekeringan secara langsung pada musim kering kerontang. Musibah seperti ini terjadi sangat umum didaerah timur tengah dan benua afrika, oleh karena itu ada baiknya apabila negara – negara didaerah tersebut mulai melakukan metode air daur ulang dan pemanfaatannya ini.

Sebagai contoh misalnya, plantasi pengendalian polusi air di San Jose dan Santa Clara di Amerika Serikat sana mulai menerapkan sebuah program daur ulang air dengan tujuan guna melindungi daerah rawa – rawa di teluk San Francisco yang memiliki tingkat garam natural alias alami yang cukup tinggi. Disini, fasilitas maupun plantasi pemasok air secara otomatis tidak menyedot dari rawa tersebut untuk menghidupi masyarakat daerah sana, melainkan menggunakan teknologi daur ulang dan sebagai keuntungannya, ekosistem alami tersebut bisa bertahan dan tidak rusak.

Namun disamping segala macam keuntungan dari penggunaan air daur ulang seperti yang telah dijelaskan pada beberapa paragraf maupun artikel sebelumnya, tetap saja pemakaian ini memiliki beberapa kelemahan. Ada banyak resiko – resiko utama yang berpotensi memberikan penyakit terutama terhadap manusia, dimana penyakit ini juga seringkali dikait – kaitkan dengan air daur ulang dan terutama apabila digunakan untuk penyiraman alias irigasi pada lahan pertanian apabila tidak dilakukan proses pemurnian layaknya tangki profil tank yang menyeluruh terlebih dahulu sebelum digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *