Dorongan Toren Air

Perbedaan fisik bentuk ruang yang harus dilalui pipa antara toren air yang diletakkan di atas menara dengan dak rumah, akan membuat jarak panjang pipa yang akan terpasang untuk tangki di menara akan menjadi jauh lebih pendek jika dibanding tangki di dak. Kondisi ini secara otomatis akan mempengaruhi pada tingginya tingkat efek proses selama mendistribusikan air ke dalam tangki di menara. Dan itu pun akan berlaku pada semua teknik skema pemipaan, baik yang menggunakan sumur maupun tangki air sebagai sumber dari air yang hendak di distribusikan ke dalam tandon air di menara.

Meskipun ketinggian toren air di menara lebih rendah di bandingkan toren air yang diletakan di dak bagian atas rumah, bukan berarrti kekuatan dorongan air keluaran dari tangki di menara tidak sekuat keluaran air dari tandon air di dak. Air keluaran tangki air di menara akan tetap meluncur lebih deras tekanan airnya. Hal ini di sebabkan pipa keluaran tandon air terpasang vertikal secara gari lurus tanpa berkelok araha di tengah jalur pipa. Setelah itu posisi jaringan pipa di dalam rumah umumnya dibuat dan terpasang di area lantai.

Sangat jarang jika jaringan pipa air sengaja di pasang di area langit langis rumah. Kondisi jaringan pipa yang terpasang di area lantai seperti ini membuat kekuatan dorongan air yang di hasilkan dari harga toren air di menara tidak akan banyak berubah saat tiba dan keluar dari ujung kran. Derasnya dorongan air yang di hasilkan jika diameter pipa keluaran tangki menggunakan ukuran yang lebih besar. Semakin jauh letak menara dari rumah, maka kekuatan dorongan yang dihasilkan akan berkurang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *