Letak Pemipaan Toren Air

Teknik pemipaan dua toren air ini dapat di gunakan dalam kondisi tertentu, yang seandainya kita hendak menambah kapasitas volume air yang dapat di cadangkan atau di simpan dari kapasitas tangki yang telah terpasang sebelumnya. Jadi kita tidak perlu lagi mengganti tangki yang sudah terpasang. Sedangkan cukup dengan menambahkan satu unit lagi dan membuat pemipaan antara kedua tandon air yang saling terhubung. Volume air kedua tangki bisa sama ataupun berbeda besarnya.

Kapasitas kedua tangki yang sama besarnya, akan lebih fleksibel dalam pengaturan pemipaan dibandingkan dengan yang berbeda kapasitas. Ini di karenakan perbedaan fisik toren air dan kekuatan tekanan volume air dalam masing – masing toren air tersebut saling mempengaruhi. Jika kita memposisikan pompa atau mesin air yang terpasang di jalur pipa keluaran saling terhubung. Pada pipa penghubung antara kedua tandon air, itu akan dipasangi check valve atau bisa kita sebut klep satu arah, yang fungsinya merahkan aliran air agar bergerak dari tangki sebelah kanan ke tangki seblah kiri. Dengan demikian seandainya ketinggian permukaan air di penampungan sebelah kanan akan lebih rendah dari permukaan air penampungan sebelah kirai, maka air dalam tangki sebelah kiri tidak akan balik mengalir ke tandon air sebelah kanan.

Yang tujuannya yaitu agar volume air di harga toren air sebelah kiri dapat di pertahankan hanya untuk pemakaian air yang membutuhkan penggunaan pompa. Cara seperti ini akan memungkinkan menciptakan kondisis air tetap tersedia saat pompa akan di gunakan atau sedang menyala. Ka aliran air dari PDAM terhenti, penyusutan tercepat hanya terjadi pada volume air di tangki sebelah kanan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *