Pemasangan Satu Toren Air

Salah satu keunggulan dari Bio Septic Tank adalah cara pemasangannya yang lebih mudah dibandingkan dengan septic tank konvensional. Tidak perlu memasang dinding dari batu bata atau cor bertulang, hanya perlu menentukan lokasi penanaman Bio Septic Tank. Pemilihan lokasi untuk pemasangan Bio Septic Tank lebih baik berdekatan dengan pembuangan air kotor. Ukuran penggalian diusahakan agar lebih besar 50 cm dari ukuran Bio Septic Tank, bertujuan untuk mempermudah proses memasukan tangki kedalam lubang. Dasar peletakan Bio Septic Tank harus rata, padat dan kering agar pondasi lebih kuat. Pasang pondasi pada dasar galian, tinggi pasangan bata sekitar 1 hingga 2 lapis lalu rekatkan menggunakan adonan pasir dan semen toren air.

Jika pondasi sudah kering, Bio Septic Tank dapat diletakkan diatasnya, kemudian atur posisi pipa inlet mengarah ke toilet, dan pipa outlet mengarah ke saluran pembuangan air kotor. Isi separuh Bio Septick Tank dengan air terlebih dahulu kemudian timbun bagian samping tangki dengan tanah lalu padatkan. Kemudian lanjutkan pengisian Bio Septic Tank, jika semua pipa sudah terpasangan dengan baik selanjutnya timbun hingga batas tutup tangki dengan tanah.

Lakukan pemeriksaan pada semua sambungan pipa dan pastikan tidak ada kebocoran pada setiap sambungannya. Bio Septic Tank dapat ditutup dengan tutupnya, udahakan penutupannya dengan kencang untuk mencegah kebocoran. Tahap terakhir adalah tes kinerja sambungan pipa dengan cara menyiram air dari kloset, jika dirasakan sudah tidak ada kesalahan, Bio Septic Tank sudah dapat digunakan. Apabila anda berecana untuk menaruh beban berat diatas tangki, lakukanlah pengecoran dengan beton harga toren air bertulang setebal 10 cm.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *