Penerapan Sistem Plumbing Pada Air Buangan

Tak hanya dalam segi penyediaan air bersih sistem plumbing diterapkan namun juga pada penyaluran air buangan. Berdasarkan jenisnya, sistem penyaluran air buangan dibedakan menajadi dua yakni sistem pembuanga air kotor dan sistem pembuangan air bekas. Sistem pembuangan air kotor (balck water) adalah sistem yang diterapkan untuk manyalurkan air buanga yang berasal dari kloset, urinal, bidet serta air buanga yang mengandung kotoran manusia dari alat plumbing lainnya, black water umumnya dibuang kedalam septic tank atau bio septic tank. Sedangkan sistem pembuangan air bekas (grey water) adalah sistem pembuangan yang digunakan untuk membuang air yang berasal dari bathtub, washtafel, sink dapur dan lainnya serta apa itu plumbing tangki air.

Pipa pembuangan harus berukuran sama atau lebih besar daripada ukuran lubang keluar perangkat alat plumbng untuk mencegah air buangan mengalami efek sifon didalam perangkap. Syarat perangkap air buangan adalah kedalaman air penyekat berkisar antara 50 – 100 mm, pembuatan perangkap haru sesederhana mungkin sehingga dapat dengan mudah dilakukan perbaikan jika terjadi kerusakan serta dirancang sedemikian rupa agar tidak terjadi pengendapan kotoran dalam perangkap. Pastikan tidak ada bagian perangkap yang bergerak atau bersudut tajam sehingga air buangan dapat mengalir dengan lancar. Terdapat beberapa jenis perangkap yaitu perangkap yang dipasangkan pada alat plumbing dan perangkap yang menjadi satu dengan alat plumbing. Perangkap yang dipasang pada alat plumbing dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan bentuknya, antara lain perangkap berbentuk huruf P, huruf S, huruf U, dan perangkap berbentuk drum.

Bio Septic Tank adalah salah satu tempat penampungan air kotor(black water) yang digunakan untuk menambung limbah kotoran manusia dan mampu mengolah limbah menjadi air yang jernih dan tidak mencemari lingkungan disekitarnya. Prinsip kerja Bio Septic Tank adalah mengolah dan memisahkan air dengan kotoran dengan cara pengendapan serta memanfaatkan bakteri anaerobic yang dapat mengurai kotoran padat menjadi lumpur. Air hasil pemisahan dialirkan keluar secara gravitasi dan diresap oleh tanah atau dialirkan melalui selokan, sedangkan hasil endapan yang berbentuk lumpur harus dibuang menggunakan layanan mobil tangki air kotor atau jasa sedot septic tank bila lumpur sudah memenuhi septic tank.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *